Home » AGENDA » PELEPASAN PESERTA KKN ZAINUL HASAN KRAKSAAN PROBOLINGGO
PELEPASAN PESERTA KKN ZAINUL HASAN KRAKSAAN PROBOLINGGO

PELEPASAN PESERTA KKN ZAINUL HASAN KRAKSAAN PROBOLINGGO

Rabu,  2 Agustus 2017, 330 Mahasiswa INZAH (Institut Ilmu Keislaman Zainul Hasan) dilepas serentak dalam rangkaian seremonial Pelepasan Peserta KKN Posdaya Berbasis Masjid & Pesantren Metodologi PAR Tahun Pelajaran 2016/2017. Ada 24 kelompok pengabdian yang di sebar di 24 desa di 9 Kecamatan yang ada di Kabupaten Probolinggo. Kecamatan Tiris meliputi desa Pesawahan,  Pedagangan, Andungsari dan Segaran.  Kecamatan Krucil, desa Tambelang dan Krucil.  Kecamatan Banyuanyar desa Banyuanyar Kidul.  Kecamatan Krejengan meliputi desa Karangren,  Kamal Kuning, Jatiurip dan Patemon.  Kecamatan Gading,  desa Kaliacar,  Jurang Jeru,  Wangkal,  Nogosaren,  Prasi dan Betek Taman. Kecamatan Besuk,  desa Besuk Agung.  Kecamatan Pakuniran desa Pakuniran.  Kecamatan Kotaanyar desa Sambirampak Lor,  Kedungrejoso dan Sidomulyo. Kecamatan Paiton di desa Pandean dan Sumberanyar.

KKN kali ini menjadi beda dari tahun-tahun sebelumnya.  Dimana Panitia KKN tetah menetapkan KKN Posdaya Masjid & Pesantren dengan Metodologi PAR (Partisipatory Action Risearch). Selama satu bulan peserta KKN akan bergaul dengan masyarakat,  yang diawali dengan kegiatan inkulturasi, mahasiswa akan membangun komunikasi dengan masyarakat agar nantinya mampu menemukan realitas sosial yang jauh berbeda dari apa yang selama ini dipelajari di kampus. Selanjutnya mereka akan melakukan general maping yang kemudian di transekt untuk lebih memfokuskan temuan masalah dilapangan,  yang kemudian dilanjut dengan FGD dengan masyarakat, bersama-sama menemukan realitas-realitas itu,  bagaimana mahasiswa bersama masyarakat mampu menggambar pohon masalah dan pohon harapan dan yang terakhir bagaimana kolaborasi itu bisa menemukan pemecahan permasalahan bersama-sama.

Kesiapan Panitia KKN untuk melaksanakan KKN tahun ini di awali dengan pembekalan DPL untuk menerima materi Metodologi PAR selama dua hari dengan Narasumber Dr. Abdul Muhid Dosen senior UINSA Surabaya yang dilaksanakan di desa Sidomulyo Kotaanyar dua bulan yang lalu. Tiap kelompok pengabdian di bimbing oleh seorang DPL yang telah siap mendedikasikan diri untuk mengabdi bersama Mahasiswa sesuai lokasi pengabdian masing-masing

Harapan KKN kali ini akan menjadi buah nyata pengabdian Mahasiswa yang menjadi sumbangsih kontribusi pemikiran yang positif bagi masyarakat setempat,  sebagaimana yang di sampaikan oleh Ketua Panitia KKN 2017, Bapak Ahmad Muzammil,  M. Pd I.

Sementara dalam sambutan yang sekaligus pelepasan secara resmi oleh Rektor INZAH, Dr.  Abdul Aziz, M. Ag menyampaikan arahan-arahannya kepada peserta KKN 2017 agar senantiasa mengikuti petunjuk,  pesan-pesan moral yang disampaikan oleh DPL baik yang berupa Program Pengabdian maupun hal-hal tekhnis lainnya. Kedua, jaga kekompakan Tim,  karena KKN adalah sifatnya kelompok,  program akan sempurna jika ada koordinasi baik antar anggota kelompok boleh kordinasi dengan kelompok lain tapi lebih diutamakan untuk menyelesaikan internal kelompok dulu,  baru duskusi antar kelompok.

Selain dari pada itu,  Rektor INZAH juga menyampaikan bahwa ada dua pesan penting yang perlu menjadi dasar pengabdian ini sebagai ciri khas kampus INZAH yang mengenalkan diri sebagai Kampus Pelopor Khoiru Ummah.

  1. Menjadi iklan terbaik pesantren dalam bidang Akhlaqul Karimah
  2. Menjadi iklan terbaik pesantren dalam bidang aqidah (ibadah)

Acara pelepasan KKN INZAH 2017 ditutup dengan doa oleh Bapak Dekan Fakultas Tarbiyah,  Drs. H. Misbahul Anwar,  M. Pd. Kemudian para Kormas mengkoordinir anggota kelompoknya untuk segera menuju lokasi KKN masing-masing.

Selamat mengabdi mahasiswa INZAH, selamat mendedikasikan diri di masyarakat,  semoga pengabdian ini dicatat sebagai amal sholeh oleh Allah SWT.  Amin…

See u next time in campus, September 2017.

Mery Maria

Salam…..

About admin

One comment

  1. Semoga sukses semua. Salam PBA MADIN VI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*