Peneliti Profesional: Sebuah Catatan Kritis

Peneliti merupakan salah satu tugas yang perlu ditunaikan pula oleh seorang dosen. Kuranglah lengkap seorang dosen apabila hanya mengajar saja. Oleh karena itu, dalam menilai profesionalitas seorang dosen, tidak hanya dinilai kualitasnya dalam mengajar saja, akan tetapi bagaimana kualitasnya dalam menunaikan kewajiban sebagai peneliti.
 
Untuk menjadi peneliti yang bisa melaksanakan penelitiannya dengan baik, maka peneliti perlu memahami alur penelitian. Setidaknya alur yang perlu dipahami, seperti filosofi yg menjadi titik tolak sebuah penelitian–>grand theory yg digunakan–>middle theory–>theory–>concept–>proposition–>hypothesis–>variable–>indicator–>operational definition
 
Dalam penelitian baik kuantitatif maupun kualitatif, terdapat pula hipotesis, yang membedakan adalah
  • Penelitian kuantitatif : hipotesis yang kuat diperoleh dari kualitas questioner, yg nantinya akan menentukan keberhasilan penelitian.
  • Penelitian kualitatif : kekuatan hipotesis ditentukan oleh ketajaman peneliti.
 
Pada penelitian teori yang menjadi landasan sebuah penelitian, harus sesuai dengan tujuan penelitian. Harus dapat dibedakan pula, antara teori dgn pendapat. Belum ada satu pun ilmuwan di Indonesia, yg dapat digunakan sbg rujukan teori, karena yang dikeluarkan baru sebatas pendapat. Sesuatu hal dapat dikatakan sebagai sebuah teori, apabila sudah diputuskan melalui sebuah konvensi. Konvensi ini terdiri atas komunitas keilmuan.
  • Teori dpt dihasilkan dari konvensi atas dasar komunitas yg bersangkutan.
  • Teori bisa juga lahir dari deduksi, seperti misal : teori liberalisme –> teori neoliberalisme
Mr Anas juga menyampaikan bahwa dalam penelitian, seorang peneliti selain mengetahui penelitian yang dilakukannya penting, peneliti juga harus tahu apa yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan penelitian.
Dalam mengajar pun, harus didasarkan pada hasil penelitian, sehingga yang disampaikan sesuai dengan realita yang terjadi menurut perkembangan zaman. Sehingga ilmu yg diajarkan, tidak hanya menurun saja dari dosen yang mengajar sewaktu masih kuliah dulu.
 
Kriteria penelitian yang baik dibagi 3 :
1. Dalam penelitian “policy” : maka harus dilakukan untuk memperoleh problem solving.
2. Penelitian “wacana”: memuat isu-isu kontemporer.
3. Scientific enterprise : menemukan teori atau setidaknya proposisi.
 
#catatan : seorang peneliti harus membekali diri dengan banyak bacaan.
 
☆Just a little share☆
With me ~ Renny Oktafia (Dosen Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)
Bekasi, 31 Juli 2017
 

About admin

Check Also

Inspiratif; Teater sebagai Trauma Healing Korban Kekerasan dan Eksploitasi Seksual Anak

Itulah salah satu agenda pendampingan yang dilakukan oleh Yayasan KAKAK Solo. Pendampingan yang dilakukan di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

go to top