Home » AGENDA » Engagement Gelar Klinik Artikel Ilmiah berbasis Pengabdian Masyarakat
Engagement Gelar Klinik Artikel Ilmiah berbasis Pengabdian Masyarakat

Engagement Gelar Klinik Artikel Ilmiah berbasis Pengabdian Masyarakat

   

Upaya peningkatan kualitas artikel di bidang Pengabdian Masyarakat juga menjadi perhatian FKDP Kopertais IV. Melalui Tim Redaksi Engagement, Jurnal yang lahir dari FKDP Kopertais IV yang khusus mempublikasikan karya ilmiah Pengabdian Masyarakat ini menggagas Klinik Artikel berbasis Pengabdian Masyarakat. Acara ini berhasil digelar pada tanggal 7 Maret 2018 di Auditorium Kopertais IV ini diikuti oleh 50 peserta dari berbagai Kampus di Indonesia.

Dalam sambutannya, H. Muhsinin, selaku Ketua FKDP Kopertais IV menyampaikan bahwa sangat penting untuk melakukan sinergi antar dosen dan antar kampus dalam agenda Pengabdian Masyarakat dan ditulis dalam artikel agar hasil pengabdian masyarakat dapat lebih bermanfaat bagi yang lainnya.

Agenda ini juga didukung penuh oleh Kopertais IV Wilayah Surabaya. Dalam sambutannya, Muhammad Nuril Huda, selaku Sekretaris Kopertais IV, menyatakan bahwa Kopertais IV berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan dalam penelitian dan pengabdian masyarakat, salah satunya tentang peningkatan kualitas artikel ilmiah.

Lebih lanjut, Muhammad Nuril Huda juga menyampaikan pentingnya melakukan sinergi dengan multi stakeholders dalam penelitian dan pengabdian masyarakat agar mampu menjawab kebutuhan Kabupaten / Kota.

Agenda ini sangat istimewa karena juga dihadiri oleh Diktis, yang diwakili oleh Dr. Mahrus, M.Ag. Dalam sambutannya, Diktis sangat mengapresiasi agenda ini untuk terus dikembangkan. “Klinik akan penting sekali agar kualitas konten dapat terjaga. Setiap jurnal memiliki gaya selingkung yang berbeda-beda, sehingga penulis harus menyesuaikan gaya masing-masing jurnal.”

Lebihlanjut, Mahrus mengingatkan kepada para author selalu meningkatkan kualitas hasil tulisannya dengan membaca referensi terbaru sebanyak mungkin. “Kunci di dalam menulis harus membaca referensi sebanyak-banyaknya. Tulisan yang baik juga perlu mencantumkan / mengambil referensi tulisan terbaru. Moraref ada lebih dari 800 jurnal, sehingga para penulis dimudahkan untuk mensitasi dari berbagai jurnal yang ada. Cari terlebih dahulu jurnal yang berkualitas terlebih dahulu.”

Khusus para pengelola Jurnal, Mahrus berpesan agar para pengelola untuk didorong dalam pengajuan akreditasi Jurnal Ilmiah. “Untuk Pengelola Jurnal, tata kelola dan substansi sangat penting, dan reviewer harus minimal 3 PerguruanTinggi, agar jurnal bias bermanfaat, akan lebih baik kalau ada yang dari luarnegeri. Kopertais harus ada jurnal yang didampingi secara serius, baik tulisan dan tata kelolanya, sehingga dapat didorong untuk akreditasinya.”

About admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*